ikon pemberitahuan
Bergabunglah dengan perjalanan solo, privat, keluarga, & kelompok kecil kami. Rencanakan perjalanan Anda

Hukum Drone di Nepal

Hukum drone di Nepal

Drone FPV telah mendapatkan perhatian besar selama beberapa tahun terakhir. Sebelum kita melihat undang-undang drone di Nepal, Anda harus tahu bahwa FPV adalah singkatan dari first-person view. Saat menerbangkan drone jenis ini, Anda akan melihat apa yang dilihat drone saat mengudara. Salah satu perbedaan utama antara drone modern dan tradisional adalah drone tradisional dikendalikan atau dipiloti berdasarkan perspektif pilot di darat.

Nepal bukan satu-satunya negara yang memiliki undang-undang yang mengatur penggunaan drone. Negara-negara lain, seperti Amerika Serikat dan Inggris, memiliki peraturan yang harus selalu dipatuhi oleh pilot drone. Berikut ini adalah ikhtisar undang-undang drone di Nepal yang harus Anda ingat saat menerbangkan drone FPV.

Apakah Drone Legal dan Diizinkan di Negara Ini?

Ini adalah salah satu pertanyaan paling umum yang diajukan orang saat berencana mengunjungi Nepal dengan drone mereka. Ya, Nepal mengizinkan penggunaan drone sesuai dengan peraturan CAAN yang ditetapkan.

Salah satu undang-undang mengharuskan otorisasi dari Departemen Pariwisata Nasional, CAAN, dan Kementerian Dalam Negeri untuk semua drone yang beratnya lebih dari 2 kilogram dan dimaksudkan untuk diterbangkan 400 kaki di atas tanah.

Drone yang berat totalnya di bawah 2 kilogram tidak memerlukan pra-otorisasi dari badan pemerintah. Namun, drone FPV hanya boleh diterbangkan di properti yang terdaftar sebagai milik pribadi dan tidak boleh terbang lebih dari 200 kaki di atas tanah.

Keselamatan adalah hal terpenting saat menerbangkan drone FPV. Biasakan diri Anda dengan buku petunjuk penggunaan dan berlatihlah terus-menerus untuk mengasah keterampilan dan keahlian Anda. Menerbangkan drone secara sembarangan di Nepal dilarang; Anda tidak boleh menerbangkannya lebih tinggi dari 120 meter atau 394 kaki. Sebagian besar drone tidak dapat terbang dengan stabil pada ketinggian tersebut, jadi Anda berisiko menabraknya jika melampaui batas yang ditetapkan.

Meskipun jarang, pengguna drone menggunakannya untuk menjatuhkan barang atau hewan di properti. Hal ini dilarang di Nepal, dan pihak berwenang dapat menyita drone tersebut. Undang-undang lain yang harus Anda patuhi setiap saat menerbangkan drone FPV di Nepal adalah:

  • Anda tidak dapat menerbangkan drone dalam atau di luar jarak 492 kaki di area padat seperti taman rekreasi.
  • Anda sebaiknya tidak menerbangkan drone lebih jauh dari 1,640 kaki.
  • Anda tidak boleh menerbangkan drone lebih dari 492 kaki di area terbuka yang dihadiri lebih dari 1,000 orang.
  • Dilarang menerbangkan drone di wilayah udara bandara
  • Pilot FPV harus selalu memiliki pandangan yang jelas terhadap drone
  • Drone tidak boleh diterbangkan dalam jarak 164 kaki dari bangunan, kendaraan, atau kapal apa pun.

Pasar dipenuhi dengan berbagai jenis drone FPV. Banyaknya pilihan sering kali membuat pemilihan drone yang sesuai menjadi sulit. Tidak lagi; berikut adalah artikel terperinci yang kami temukan secara daring yang dapat Anda andalkan untuk memilih drone terbaik drone FPV.

Pendaftaran dan Perolehan Izin Kepemilikan Drone di Nepal

Seperti yang disebutkan, pemerintah Nepal mengizinkan warga negara dan wisatawan untuk memiliki dan mengoperasikan drone, asalkan mereka mematuhi peraturan yang ditetapkan. Drone harus didaftarkan ke Otoritas Penerbangan Sipil (CAAN) terlepas dari model dan jenisnya.

Jika proses pendaftaran berhasil, Anda akan diberikan nomor identifikasi unik untuk drone tersebut. Misalkan Anda bermaksud menerbangkan drone di atas ketinggian 200 kaki di area publik mana pun. Dalam hal tersebut, Anda harus mendapatkan izin dari Administrasi Taman setempat untuk mendapatkan izin merekam rekaman di taman nasional. Izin ini hanya berlaku selama tiga bulan, jadi jika Anda ingin merekam setelah tiga bulan, Anda perlu memperbarui lisensi.

Apa Saja Daerah Terlarang di Nepal?

Beberapa tempat di Nepal dibatasi dan seharusnya bebas dari aktivitas pesawat nirawak. Tempat-tempat tersebut meliputi;

  • Wilayah bandara dengan radius maksimum 5 kilometer
  • Jarak horizontal 5 kilometer di sekitar batas internasional
  • Radius 1 kilometer di sekitar situs yang dikategorikan sebagai situs keagamaan, sakral, atau warisan
  • Radius satu kilometer di sekitar Presiden, Perdana Menteri, Wakil Presiden, dan KANTOR VVIP
  • Daerah dengan perang dan konflik
  • Kawasan konservasi dan bijih
  • Radius satu kilometer di sekitar kantor keamanan dan militer
  • Radius 500 meter di sekitar departemen keselamatan

Izin Apa yang Dibutuhkan Turis untuk Menerbangkan Drone di Nepal Secara Legal?

Wisatawan dapat menerbangkan drone FPV di Nepal jika mereka mendapat izin dari organisasi pemerintah berikut.

    • Departemen Pariwisata
  • Departemen Dalam Negeri
  • Otoritas Penerbangan Sipil Nepal
  • Pengelolaan Kawasan Konservasi atau Taman Nasional

Final Thoughts

Drone FPV legal di Nepal, tetapi Anda harus mengikuti peraturan yang ditetapkan. Pastikan Anda mengikuti petunjuk dalam buku petunjuk pengguna untuk menerbangkan drone dengan aman dan mendapatkan manfaat maksimal darinya dengan aman. Semoga berhasil dengan Perjalanan ke base camp Everest di Nepal.

Harga Terbaik Dijamin, Tanggal Mudah Diubah, Konfirmasi Langsung

Pesan Perjalanan Ini
Live chat Bantuan
Purushotam Timalsena
Purushotam Timalsena Pakar Perjalanan
Kami akan merencanakan liburan pribadi yang sempurna untuk Anda.
Permintaan Bantuan ⮞